kisah hidupku part 4

assalam mualaikum wr.wb. hai para pembaca semuanya jumpa lagi denganku murni, ini adalah sambungan cerita kisah hidup ku yang ke tiga dan ini yang ke empat aku lanjutkan ya ceritanya. setelah aku bertemu dengan pria itu perasaanku biasa-biasa saja,oya aku ralat umurnya bukan dua puluh empat tahun tetapi,tiga puluh empat tahun,udah tua ya. saat itu perasaanku tidak menentu atara mau dan tidak secara aku itu masih muda dan masih ingin menikmati masa-masa mudakku tapi demi untuk masa depanku dan tidak ingin menyusahkan keluarga agar aku itu tidak menjadi beban untuk abangku. aku memilih perjodohan itu, ibu dan ayahnya sangat menyukaiku karna munkin aku gadis remaja yang polos dan aku berusaha agar aku dapat menyukai dia di suatu hari aku di suruh di jemput oleh ibu dan ayahnya untuk bermaen ke rumahnya dan aku pun pergi menuruti permintaan ibu dan ayahnya,dan aku di jemput pakai kereta setelah aku berada di rumahnya aku dikasih minum air pola dan kue peyek ternyata aku di pelet supaya aku menyukai pria itu kenapa aku tau karna setelah aku minum dan memakan peye itu aku melihat pria itu seperti bintang film yang ada di india sana seperti sahrukhan hahaha kurang garem itu orang tega- teganya berbuat curang, untuk mendapatkan cintaku. tapi allah maha tau dan maha melihat semua atas perbuatan kecuranggan mereka terhadapku. setelah aku pulang dari rumahnya di perjalanan aku minta dia membelikanku bakso untuk pesanan adxku yang bungsu, belum sampe ke tempat bakso masih di depan jingki gayo dekat simpang empat bebesen ada sebuah persimpangan keluar mobil dan kereta kami menabrak mobil itu sama-sama saling tabrakanlah se ingat aku ,dan aku terjatuh lemas sampai -sampai aku tak ingat apa-apa lagi ternyata aku pingsan selama tiga jam karna waktu pas aku tabrak itu kira-kira jam lima kejadiannya baru sadar jam tujuh. pas aku sadar aku mencoba membuka mata secara perlahan-lahan,aku melihat sekelilingku putih seperti berada di dalam ruangan, mulutku pake oksigen,tangan aku di inpus aku mengingat-ingat kenapa aku bisa ada di sini ternyata barulah aku sadar aku baru tabrakan. setelah aku sadar aku melepas oksigen dari mulutku dan meraba kantung celanaku dan alhamdulillah hp ku masih ada,aku langsung menghubungi keluargaku bahwa aku di rumah sakit dan berada di UGD. tidak lama kemudian keluarga kami datang dan aku di pindahkan ke ruangan yang sama dengannya, di tengah malam dada aku terasa sakit dan sesak aku menangis rasa-rasanya nyawaku hanya sampai malam itu berakhirnya...tapi allah masih mengizinkanku hidup sampai sekarang ini alhamdullah. keesokan harinya aku di bawa ke tempat ronsen..dan di ronsen oleh perawat...hasilnya tulang sebelah kiri dekat dadaku patah,dari keluarga pria itu ibu dan bapaknya memintaku untuk di pasang pen saja,untuk sambungan tulangku.. dan orang yang menabrak aku alhamdulillah mau merawatku sampai sembuh tanpa di pasang pen katanya di urut saja keluargaku memilih agar aku dirawat oleh orang yang telah menabraku. tapi keluarganya pria itu sepertinya mungkin gila masa aku yang lagi kena musibah mau di nikahkan di rumah sakit bersama pria itu seteres apa gila ya orang itu kalo bertangung jawab engak gitu juga kali ya tungu sembuh dulu kek untungnya gak terjadi pernikahan itu yaallah dan setelah keluarga aku sepakat bahwa aku di rawat oleh kelurga orang yang telah nenabrak aku sesampainya aku di rumahnya aku di rawat sampai benar-benar pulih alhamdulillah setelah aku di urut oleh dukun urut itu aku sembuh, di situ ada kejadian aneh pas awal-awalnya aku terus teringat pada pria itu rasa-rasanya aku ingin berlari ke tenpatnya tampa alas kaki, ternyata aku benar-benar sudah di pelet olehnya dan ternyata dukun yang ngurut aku tau bahwa aku kena pelet,dukun urut itu menanyakan makanan apa yang telah pernah di berikan padaku,dan aku menjawab aku di berikan minum air pola dan kue peyek dari situ aku di obatin dan alhamdulillah gak teringat dan gak peduli lagi sama pria itu. setelah beberapa hari kemudian keluarga pria itu datang melamar aku kerumah abangku yang paling besar dan abangku menolak lamaran itu karna abang tidak suka dan merasa aku masih kecil dan terlalu muda abangku menjawab bahwa aku masih mau nyambung sekolah lagi. terima kasih ya kawan atas kunjungannya bagi yang mau ikuti kisah hidupku selanjutnya.

Comments

Popular posts from this blog

kisah kehidupanku

kisah hidupku part 10

Kisah hidupku part 16