Kisah hidupku part 24
Assalam mualaikum wr wb
Selamat malam semua nya ketemu lagi dengan murni di sambungan kisah hidupku part ke 24
Apa kabar kalian semua semoga sehat aja ya
Ok aku akan lanjut kan tulisan ini
Mereka membayar 8 JT tapi cuma 5 jtdulu yang di bayar 3 JT lagi nunggu satu bulan lagi tapi Alhamdulillah karena hutang ke kak Ani dapat ku lunasi dengan uang itu.
Masalah hutang sudah kelar kini masalah hidupku.
Rumahku tak punya lampu aku pingin nonton TV katanya pingin nonton Upin Ipin dalam hatiku berkata apa aku akan selalu hidup seperti ini lalu aku mengajak anak ku untuk berdoa berdoa kepada Allah untuk meminta apa yg kami inginkan alhamdulilah tercapai apa yang kami minta
Kepadanya kami bisa masukin listrik dan beli tv
Aku dapat uang dari narik jolo jolo yang awalnya uang itu mau aku bayar untuk utang buat kak Ani tapi Alhamdulillah utangku udah lunas uangnya dari tuntutan aku ke mantan suami.
Allah akan kabulkan apa yang kita minta jika kita tak meminta Allah tak kan tau apayang kita mau kita butuhkan.
Setelah satu bulan aku di tlpon sama polisi yang di Kapolsek dia menyuruhku membawa anakku tapi tak mau aku bawa aku tak mau berpisah dengan anakku aku tau jika aku membawa nya pasti dia
Akan di bawa oleh kakaknya benar saja mantan bapak mertuaku menginginkan agar anak di berikan kepadanya aku sama sekali tak mengijinkan itu terjadi rasanya lebih baik aku mati saja dari pada harus berpisah dengan anakku ya mantan mertua ku mengijinkan anakku tinggal bersama aku dengan satu syarat aku harus menulis surat dan yang berisikan bahwa aku tak akan menuntut Mereka atas biaya hidup anakku lagi kepada mereka ya aku terima dan aku menulis surat itu demi tidak berpisah dengan anakku
Dan mantan mertuaku itu memberi uang 3 JT aku tidak memanfaatkan uang itu untuk membeli barang barang tapi untuk jalan jalan ke Medan bersama anakku untuk menghilangkan stress
Aku hepy. Anakku hepy thanks yang sudah liat tulisan ini maaf cuma sedikit tulisannya karna lagi gak Mutch hehehe Oya terima kasih yang sudah komen .
terimakasih
ReplyDelete