Kisah hidupku part 22
Assalamualaikum wr wb
Saatku jatuh cinta,aku merasa dunia ini hanya milikku hatiku berbunga~bunga dan merasa akulah manusia yang paling bahagia di dunia ini.
Tapi saatku terluka karena cinta aku merasa manusia yang kurang beruntung di dunia ini,dalam benak ku apakah aku saja yang seperti ini kurang beruntung dalam cinta.
Setelah surat talak 3 itu di tanganku rasanya sedih campur bahagia karna lepas dari pernikahan,
tak dapat di pungkiri juga air mataku selalu menetes kata anak jaman sekarang galau itulah yang kurasakan.
Makan tak enak tidur tak nyenyak anak menangis badan tak terurus kurus lagi hidupku seperti tak ada artinya rasanya ingin aku mengakhiri hidupku.
tapi kalau aku mati dan mengakhiri hidupku ku siapa yang akan merawat anakku apa aku tega mengakhiri hidupku,
tega meninggalkannya tanpa seorang ibu pikiranku berkecamuk ingin teriak sepuas puasnya yaallah apakah hidupku harus seperti ini aku hampir gila stres.
Bertubi tubi masalah datang menghampiriku rumah yang ku tempati yang di sebelah rumah ibu harus di bongkar,
rumah almarhum ibuku kepingan kepingan papan,seng, serta tiang,itu di bagi untuk anak perempuan.
dan tanahnya akan di bagi~bagi untuk Abang -abang k,-kakakku dan aku, juga adikku yang bungsu.
aku tak punya tempat tinggal untung ada tetanga yang baik hati ngasih aku tumpangan di gudang batakonya tentunya aku juga membuat batako walau itu pekerjaan lelaki apa boleh buat harus kulakukan juga.
Setelah hutang hutang lunas,hutang jolo jolo dan kredit.uang hasil dari nyetak batako lunas aku membeli hp bermerek Mitu entah Mito hehehe aku lupa tapi ada kamera berserta audionya,ku bisa mendengarnya melalui henset agar yang mendengarnya kuping sendiri tanpa di dengar orang aku sering mendengar lagu lagu galau dari band wali, drav, Iwan pals, Ari laso, dan penyanyi yang laenya.
Membuat mataku selalu sembab mengingat ingat masalaluku bersama mantan suami,tapi hutang ke kak Ani yang belum lunas karna terlalu besar.
Di saat aku nonton TV acara metrik tv menyanyi kan lagu dangdut aku melihat di layarnya beloh nge-share no hp untuk cari teman dan aku mencoba nge share nohpku
Keesokannya banyak yang menelponku tentu saja pria ada yang baik juga jahat bermacam macam karakter untuk teman ngobrol agar aku tak ingat dengan masalah yang kuhadapi aku mencoba untuk hepy berbicara dengan lelaki lelaki yang menelponku ada yang kotanya jauh ada juga kotanya yang dekat,. Yang dekat ada langsung menjumpai ku sebagai teman bukan pacar tapi lama lama lost kotak juga.
Aku belum juga bahagia karna hutang ke kak Ani belum lunas kami sering berantem gara gara hutang itu bahkan maen Jambak jambakan sampai rambutku rontok aku sering mengalah dah bersabar batinku tertekan perasaanku selalu terluka.
Teman smpku menelpon dan menanyakan kabarku,aku menanyakan padanya apa ada pekerjaan di situ dia menyuruhku datang karna ada pekerjaan metik kopi dan aku pun pergi kesana dia menyediakan rumah untuk kutempati aku tidak bersama anak saja tapi aku membawa teman seorang gadis.
Sebenarnya aku malu untuk menceritakannya lagi tapi inilah yang kurasakan agar suatu kelak anak ku membaca goresan tangan ini agar dia tau kehidupan mamanya di masa lalu seperti apa.
Terima kasih kepada yang sudah membaca tulisan kisah hidupku ini.
Comments
Post a Comment